Ruang.

Kembali, dinding ruang yang kemarin telah roboh dan mempertemukan rindu telah kembali seperti semula.

Aku yang tadinya tidak pernah melihatmu sekarang dipertemukan dan membentuk sesuatu yang disebut rasa, tapi aku belum terlalu yakin dan takut menafsirkan nya.

Kamu, kamu yang tadinya tidak pernah terlintas sekarang bahkan sudah menjadi candu di pikiran. Kerealisasian dirimu sangat nyata saat kau mengeluarkan pendapat dengan caramu sendiri. cara yang bahkan dibilang kritis.

Jika kau ceriwis dengan caramu, aku tidak akan pernah berhenti memutar bola mataku dan melihatmu sangat aktif. namun saat kau diam. Aku akan berfikir bahwa kau apatis.

Kau menyentuhku dengan caramu.
kau membuatku mengenangmu di balik tembok itu nanti, karena sikapmu. tetaplah seperti itu. tetaplah bersyahdu nan indah dengan apa yang kau pikirkan dan menulislah sebanyak apa yang kau pikir.

– Semesta

Iklan

Sisa kebahagiaan

Acak rambutmu tak terpandang. Matamu membiaskan cahaya.

Semalam kita bergelayut dengan kerinduan dan sisa kebahagiaan.

Aku tak tahu semalam adalah malam kita. dikarenakan hati yang tak mampu membendung jilatan rindu yang membludak.

Bersama, kita menjahit rindu. Bersama kita saling melampiaskan sisa kebahagiaan kita.

Tidak ada lagi tangis, tak ada lagi kegusaran. Yang ada hanya kita dan sisa kebahagiaan beserta dinginnya kafe pojok kota.

Kemenangan.

Apa arti kemenangan?

Kemenangan berarti keberhasilan. Tapi keberhasilan seperti apa? Apakah dengan memenangkan sesuatu disebut keberhasilan? Tidak segampang itu bisa mengartikannya.

Kemenangan yang berdasarkan keberhasilan didasari dengan tekad dan niat terlebih dahulu. Kemudian berlalu pada usaha. Tapi usaha pun dibagi menjadi 2 yaitu usaha rohani dan jasmani.

Dan kita tidak bisa mengatakan sebuah kemenangan sebagai keberhasilan bilamana kita tidak melewati hal-hal itu. Seperti yang dikatakan orang-orang dengan istilah jalan pintas.

Lingkup Semesta

Semesta. Begitulah orang-orang mengenalnya. Semesta menyimpan berbagai kehidupan dengan caranya.

Terkadang semesta bisa menjadi teman dan sesekali menjadi musuh.

Dia akan menjadi musuh bilamana orang yang telah dia jaga akan menyerah.

Dan dia akan menjadi teman jika orang yang telah dia hempaskan bangkit dan berjuang.